6 Museum di Solo yang Paling Favorit Dikunjungi

2 min read

museum di surakarta

Museum di Solo – Kota Solo, Jawa Tengah menjadi gerbang internasional yang dapat diakses secara langsung dari Singapura maupun Kuala Lumpur. Selain itu juga dapat diakses dari Bali atau Jakarta melalui Yogyakarta. Kota Solo atau seringkali disebut Surakarta mempunyai banyak destinasi wisata.

Baik itu mulai dari wisata alam, kuliner, perayaan, bahkan sampai dengan festival. Peninggalan sejarah dan arsitektur unik dan menarik bisa Anda jumpai di Solo. Misalnya seperti perpustakaan ataupun museum.

Daftar Museum yang Ada di Solo

Berikut ini daftar museum di Solo yang wajib dikunjungi di antara:

1. Museum Lokanata

Banyak sekali koleksi barang atau benda bersejarah di Museum Lokananta. Misalnya seperti koleksi piringan hitam. Sebelum museum Lokananta ini dibangun, sebelumnya menjadi perusahaan rekaman pertama yang ada di Indonesia.

Sebenarnya lokasi museum ini masih digunakan sebagai tempat untuk perekaman, akan tetapi juga dijadikan sebagai museum. Pada saat berkunjung ke Museum Lokananta, Anda dapat melihat secara langsung berbagai peralatan rekaman lama yang dilengkapi dengan kaset piringan hitam.

Selain itu Anda pun juga bisa melihat musisi Indonesia seperti waldjinah dan Mantos. Museum Lokananta berada di Jalan Ahmad Yani Nomor 379A, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Untuk jam bukanya mulai dari hari Senin hingga hari Jumat pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

2. Museum Keris Nusantara

Lokasi museum ini berada di Jalan Bhayangkara nomor 2 Sriwedari, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Anda dapat melihat berbagai jenis keris yang berasal dari berbagai bentuk dan usia yang berbeda.

Selain itu Museum Keris Nusantara juga menyimpan beberapa benda yang mempunyai unsur budaya. Misalnya seperti gamelan, baju daerah Jawa Tengah. Museum ini mempunyai 4 lantai dan bangunannya terlihat modern, karena sudah dilengkapi dengan eskalator.

Dari seluruh koleksinya terdapat 233 keris dan juga tombak. Setiap keris yang dipajang tentunya bukanlah sembarang keris, karena masing-masing mempunyai filosofi leluhur yang diyakini para masyarakat setempat.

Artikel Terkait: Sejarah Persis Solo

3. Museum UNS

Museum Universitas Sebelas Maret Solo ini berada di di gedung perpustakaan lantai 7 di kampus UNS (Kentingan). Ada banyak sekali sejarah kebudayaan dari sejarah, nama, hingga proses berdirinya. Selain itu Anda pun juga bisa mengetahui berbagai barang bersejarah di tahun 1952 hingga 1980.

Tidak hanya itu saja, karena Anda pun juga dapat melihat mesin ketik kuno yang dahulunya digunakan Rektor sebelum berdirinya Kampus UNS. Anda juga dapat melihat beberapa piala maupun alat olahraga lain yang terbuka bagi mahasiswa UNS maupun masyarakat umum.

4. Museum Radya Pustaka

Museum ini berada di kecamatan Laweyan, Solo yang sudah berdiri sejak dari tahun 1890. Beberapa barang koleksi bersejarah yang ada di museum ini yaitu seperti keris, tombak, wayang kulit, naskah kuno, gamelan atau yang lainnya.

Selain dapat melihat 400 naskah kuno, Anda pun juga bisa melihat baju tradisional, topeng, wayang kulit, patung, foto kuno, maupun buku-buku Kuno. Lokasinya yaitu berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 275 Sriwedari, Laweyan, Jawa Tengah.

5. Museum Prasejarah Cluster Dayu

Museum yang terletak di Solo ini menjadi bagian kompleks situs purbakala saringan dari Karanganyar yang sengaja dibuka bagi pelajar maupun traveller yang berkeinginan untuk menambah pengetahuan dan informasi.

Ada beberapa lapisan tanah di zaman prasejarah di ratusan ribu tahun yang lalu. Anda juga dapat menemukan artefak kuno yang sangatlah menarik dan tidak kalah dengan museum yang ada di Singapura. Jika ingin mengunjungi museum prasejarah ini, Anda harus datang ke sana pada pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Artikel Terkait:

Kebudayaan Khas Kota Solo
Daftar Tokoh Dari Kota Surakarta

6. Museum Batik Danar Hadi

Saat Anda berkunjung ke Museum Batik Danar Hadi, maka dapat menyaksikan secara langsung perkembangan dan perubahan batik dari zaman ke zaman. Dengan mengunjungi museum batik ini maka Anda dapat belajar supaya lebih mengenal batik. Baik itu dari sejarah, proses pembuatannya, serta mengetahui bagaimana filosofi masing-masing jenis batik.

Ada berbagai batik yang bisa dijumpai di Museum Batik Danar Hadi. Misalnya seperti batik Keraton, batik Belanda, batik Hokokai, batik Sudagaran, batik Cina, batik Indonesia, maupun batik yang lainnya. Di dalam museum ini juga terdapat ruang worshop yang mana Anda dapat melihat bagaimana proses dalam pembuatan batik secara langsung.

Selain itu Anda juga dapat mempraktekkannya secara langsung menggunakan canting di atas kain. Tidak hanya menjadi tempat edukasi saja, ternyata museum batik Danar Hadi juga menyediakan pusat perbelanjaan dengan penawaran berbagai jenis cedera mata.

Untuk cedera mata tersebut merupakan hasil karya produksi dari museum. Anda dapat berkunjung ke museum ini sejak pukul 09.00 WIB sampai 16.30 WIB dan untuk tiket masuknya sebesar Rp35.000 untuk umum. Sementara untuk pelajar Rp15.000.

Solo menjadi kota budaya yang memiliki banyak peninggalan sejarah. Dari beberapa peninggalan sejarah tersebut tersimpan di beberapa museum dengan rapi. Berkunjung di Museum Solo maka ada banyak sekali pelajaran dan pengetahuan yang bisa menambah wawasan. Sehingga beberapa daftar museum yang ada di atas wajib Anda kunjungi.